Home // Blog // Inter Milan taklukkan Frosinone 3-1

Inter Milan memetik hasil positif dalam lawatan ke markas Frosinone di lanjutan Liga Italia. Dalam pertandingan di Stadio Benito Stirpe, Senin (15/4/2019) dinihari WIB, Nerazzurri menang dengan skor telak 3-1. Ada 19 percobaan yang dilepaskan oleh Inter. Berbanding 14 tembakan dari tim tuan rumah. Frosinone mengancam pada menit ketiga. Tembakan Daniel Ciofani sudah tepat sasaran, tapi bisa diantisipasi oleh Samir Handanovic.

Inter membalas via Ivan Perisic pada menit ke-12. Tembakan jarak jauh kaki kirinya belum berbuah hasil. Pada menit ke-19 Radja Nainggolan membawa Inter unggul. Berawal dari Danilo D’Ambrosio yang mengirim umpan silang terarah dari sisi sayap kanan, Nainggolan yang lepas dari penjagaan lalu menyundul bola masuk ke gawang.

Sundulan Luca Paganini, belum membuahkan hasil hingga 23 menit. Paganini melepaskan ancaman lagi pada menit ke-30. Tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih meleset. Inter mendapat hadiah penalti pada menit ke-37. Pemain Frosinone, Raman Chibsah, melakukan pelanggaran pada Milan Skriniar. Perisic yang maju sebagai eksekutor menyelesaikan tugasnya dengan dingin. Inter unggul 2-0.

Inter terus mengancam. Pada menit ke-41, tembakan dari Matteo Politano bisa diantisipasi oleh kiper Frosinone, Marco Sportiello. Frosinone akhirnya mencetak gol balasan di menit ke-61 lewat Francesco Cassata. Inter coba membalas pada menit ke-65. Namun tembakan Perisic meneruskan umpan Nainggolan bisa diselamatkan kiper Frosinone. Frosinone menyerang pada menit ke-76. Tembakan Lorenzo Ariaudo belum membuahkan hasil.

Inter mengunci kemenangan pada masa injury time. Matias Vecino mencetak gol usai meneruskan umpan Mauro Icardi. Tak ada gol lain yang tecipta hingga laga usai, Inter menang 3-1 atas Frosinone. Dengan kemenangan ini, Inter tetap duduk di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 60 poin. Sementara itu, Frosinone ada di peringkat ke-19 dengan raihan 23 poin.

Usai laga, Luciano Spalletti menyebut Inter Milan menyulitkan diri sendiri saat melawan Frosinone. Ini terjadi karena Nerazzurri memberi kesempatan lawan untuk bangkit. Spalletti mengkritik cara bermain La Beneamata yang membiarkan Frosinone bangkit saat mereka unggul dua gol. “Itu adalah pertandingan yang sangat sulit dan penting pada saat yang penting,” kata Spalletti.

“Kami membuat hidup sedikit lebih sulit bagi diri kami sendiri dan memberi Frosinone kesempatan ketika mereka sudah pasrah bakal kalah di pertandingan ini. Kami menciptakan masalah bagi kami sendiri, kami butuh untuk menunjukkan kedewasaan yang sama untuk seluruh pertandingan.”

Made by Agen Liga.