Home // Blog // Pesta Sembilan Gol Belgia Saat Jamu San Marino

Belgia berpesta gol saat menghadapi San Marino 9-0 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia. Kemenangan tersebut membuat mereka memiliki cacatan yang sempurna pada Grup I.

Menjalani pertandingan di King Badouin Stadium yang terletak di Brussels di hari Jumat tanggal 11 Oktober 2019 dini hari WIB, Belgia mampu tampil dengan sangat dominan disepanjang 90 menit pertandingan. Hal tersebut terbukti dengan penguasaan bola yang sangat besar yang mereka miliki, yakni 80 persen dengan total melepaskan sebanyak 31 tembakan.

Belgia sendiri membuka keunggulan mereka didalam pertandingan ini pada saat menit ke 28. Youri Rielemans melakukan sebuah pergerakan memberikan bola kepada Romelu Lukaku yang berada pada sisi kanan kotak penalti timnas San Marino.

Pemain bintang Inter Milan tersebut mampu mengontrol bola dengan sangat baik sebelum pada akhirnya nembakan bola yang tidka terllau keras. Sejatinya Simone Benedettini mampu untuk menepis upaya Lukaku tersebut, akan tetapi bola tetap malaju masuk kedalam gawang San Marino.

Keunggulan dengan skor 1-0 De Rude Duivels semakin sering melancarkan serangan kearah lini pertahanan tim tamu. Dua menit berselang dari gol yang diciptakan oleh Lukaku, Belgia mampu untuk menggandakan keunggulan mereka.

Lukaku dengan sangat baik mampu menahan bola yang ada di tepi kotak penalti San Marino. Dia kemudian menyodorkan bola kepada Nacer Chadli yang kemudian langsung menembakan bola yang terukur untuk kembali menggetarkan gawang Benedettini.

Pada saat menit ke 35, Belgia lagi-lagi mencetak gol untuk memperjauh kemenangan mereka. Skema gol kali ini berasal dari tendangan penjuru yang dilepaskan oleh Dreis Mertens yang mengirimkan umpan silang terukur dan kemudian disambut oleh Lukaku dengan sontekannya pada tiang dekat.

Bendettini sebenarnya bereaksi agar dapat melakukan penyelamatan atas gol tersebut. Akan tetapi upayanya tersebut malah justru membuat si kulit bundar mengenai Cristian Brolli yang kemudian mengubah lajur Bola masuk kedalam gawangnya.

Itu bukanlah gol terakhir yang terjadi di paruh babak pertama. Lukaku berhasil menceta gol keduanya pada saat menit ke 41 di pertandingan ini.

Mencoba untuk menusuk dari sisi sebelah kiri, Lukaku berhasil untuk mengecoh seorang pemain San Marino yang kemudian melepaskan lagi tembakan yang tidak mampu dihalau oleh Benedettini.

San Marino juga semakin terbenam setelah memasuki menit ke 43, Belgia lagi-lagi unggul menjadi 5-0 melalui Toby Alderweireld. Tembakan jarak jauhnyayang mengarah ke gawang setelah mengenai salah seorang pemain dari San Marino. Benedettini yang telah terkecoh juga tidka bisa berbuat banyak agar melihat gawangnya kebobolan.

Gol Belgia pada babak pertama terakhir diakhiri oleh Tielemans. Sebuah umpan tarik yang dibuat oleh Eden Hazard melalui sisi kanan kemudian dilepaskannya dengan tembakan yang sangat keras.

Ada babak kedua, Belgia juga menguasai sepenuhnya jalannya pertandingan. Akan tetapi mereka cukup kesulitan untuk mencetak gol tambahan lagi.

Gol ketujuh dari timnas yang dilatih oleh Roberto Martinez baru terjadi pada menit ke 79. Christian Benteke yang menjadi sang pencetak golnya melalui tendangan yang terarah diluar kotak penalti.

Penalti dari Yari Verschaeren juga menjadi penambah pundi-pundi gol timnas Belgia. Gol penutup dari pesta tersebut dilesaikan oleh Timothy Castagne disaat menit-menit terakhir pertandingan. Dia mencetak gol setelah menyambar bola liar dari sontekan Lukaku yang tak terlalu sempurna.

Kemenangan 9-0 tersebut membuat timnas Belgia semakin kukuh pada puncak klasemen Grup I dengan cacatan yang sempurna, yakni 21 angka dalam tujuh kali kemenangna mereka. Sedangkan San Marino masih berada pada peringkat terbawah sebagai juru kunci.

Made by Agen Liga.